JAMBIUPDATE.COM, MUARARABULIAN Kadis Dukcapil Batanghari, Suhabli, mengatakan proses pencetakan kartu E-KTP masih terhambat oleh banyak kendala, selain keterbatasan jumlah blanko, saat ini banyak dari masyaakat yang melakukan perekaman ganda.
"Jumlah warga yang sudah melakukan perekaman E-KTP adalah sekitar 150.000 jiwa, dari jumalh tersbeut 123.247 di antaranya sudah mendapatkan kartu E-KTP, sedangkan sisanya atau sekitar 28.531 jiwa belum mendapatkan kartu E-KTP karena masih dalam proses pencetakan, sebutnya.
Dikatakannya, puluhan ribu lebih yang belum mendapatkan E-KTP bukan hanya saja murni keterlambatan dari pihak Dukcapil Batanghari. Akan tetapi ada beberapa kendala dari Pusat. "Ada beberapa hal yang menjadi penghambat, selain jumlah blanko ada juga warga yang melakukan rekaman ganda," katanya.
Saat ini, akunya, ada sekitar 28. 531 jiwa di Batanghari yang sudah melakukan perekaman, namun belum mendapatkan hasil cetak E-KTP, kondisi tersebut dipicu keterbatasa blanko E-KTP yang didrop oleh pusat. "Selain itu beberapa warga belum bisa dicetak E-KTP, karena status duplicat record dimana mereka melakukan perekaman sebanyak dua kali," ungkapnya.
Dijelaskannya, bagi warga di Batanghari yang sudah melakukan perekaman akan tetapi belum menerima cetakan E-KTP agar mendatangi kantor Dukcapil supaya dilakukan pencetakan secara langsung dan apabila ditemukan terdapat data perekaman ganda maka akan data langsung diperbaharui.
(adi)
