JAMBIUPDATE.CO, KERINCI – Seorang warga negara asing (WNA) asal Australia bernama Eric Philip Van Druten (67), ditemukan meninggal dunia di kamar Homestay Pelangi, Desa Giri Mulyo, Kecamatan Kayu Aro Barat, Kabupaten Kerinci, Senin (2/11/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Korban pertama kali ditemukan oleh anak kandungnya yang berusia 14 tahun. Sebelumnya, sang anak beberapa kali menghubungi korban melalui telepon untuk meminta diantar ke sekolah, namun tidak mendapat respons.
BACA JUGA: Wali Kota Alfin Dukung Penuh Penunjukan Afdal Muharya sebagai Plt Ketua PSSI Sungai Penuh
Kapolres Kerinci melalui Kasatreskrim AKP Ritonga menjelaskan, karena panggilan telepon tidak dijawab, anak korban kemudian mendatangi kamar korban di homestay tersebut.
Namun, setibanya di lokasi, pintu kamar dalam keadaan terkunci. Setelah beberapa kali mengetuk tanpa mendapat jawaban, anak korban meminta bantuan Edi Basuki untuk membuka pintu.
Saat pintu berhasil dibuka secara paksa, korban ditemukan terbaring miring ke kiri dengan kondisi wajah kebiruan. Setelah dilakukan pengecekan, korban diketahui telah meninggal dunia.
Tim medis Puskesmas Gunung Labu yang dipimpin dr. Maifren Setia Royes kemudian melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.
Berdasarkan pemeriksaan medis, ditemukan sejumlah tanda seperti bibir kebiruan, tubuh kaku, suhu tubuh menurun, serta bibir kering. Dokter memberikan diagnosis sementara bahwa korban meninggal dunia akibat cardiac arrest atau henti jantung mendadak.
Pihak keluarga, termasuk anak kandung korban, menyatakan menerima kejadian tersebut dan tidak bersedia dilakukan autopsi maupun visum. Penolakan itu telah dituangkan dalam surat pernyataan resmi.
Sementara itu, kepolisian telah melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) serta berkoordinasi dengan pihak Imigrasi Kelas II Non TPI Kerinci dan pemerintah desa setempat.
Rencananya, jenazah Eric Philip Van Druten akan dimakamkan di lingkungan Homestay Pelangi, Desa Giri Mulyo, Kecamatan Kayu Aro Barat, Kabupaten Kerinci.
Peristiwa tersebut kini telah ditangani pihak kepolisian dengan melibatkan instansi terkait. (Hdp)
