JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Kualitas udara di Kota Jambi kembali memburuk. Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di titik pemantauan Paal Lima tercatat 206 pada Minggu (27/9/2026) pukul 09.00 WIB.
Angka tersebut menempatkan kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat, dengan partikulat PM2.5 menjadi parameter kritis.
BACA JUGA: Tetangga Cium Bau Tak Sedap, Pria di Cempaka Putih Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Rumah
Berdasarkan data ISPU.net yang ditampilkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi, konsentrasi PM2.5 tercatat 206. Sementara parameter lainnya, yakni PM10 berada di angka 106, SO? 45, CO 35, O? 15, dan NO? 13.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan kualitas udara masih menjadi perhatian serius di Kota Jambi. Tingginya konsentrasi PM2.5 menjadi faktor utama yang mendorong indeks pencemaran masuk level sangat tidak sehat.
BACA JUGA: Nelayan Parit 5 Kampung Nelayan Hilang Saat Melaut, SAR Sisir Perairan Kuala Tungkal
Dalam keterangan pada sistem pemantauan, kondisi tersebut disebut sebagai tingkat kualitas udara yang dapat meningkatkan risiko kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.
Masyarakat pun diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melakukan aktivitas di luar ruangan.
“Gunakan masker,” demikian imbauan yang tercantum dalam informasi pemantauan kualitas udara.
Selain itu, masyarakat yang masuk kelompok sensitif maupun memiliki gangguan pernapasan dianjurkan mengurangi aktivitas di luar ruangan guna menekan risiko paparan polusi.
Pada saat pengukuran dilakukan, kondisi cuaca di titik pemantauan Paal Lima menunjukkan kelembapan mencapai 85,55 persen, suhu 28 derajat Celsius, serta tekanan udara 1.012 mBar.
Kondisi udara yang berada pada kategori sangat tidak sehat tersebut kembali menjadi peringatan bagi masyarakat untuk membatasi paparan langsung, khususnya terhadap partikulat halus PM2.5 yang menjadi parameter kritis dalam pengukuran kali ini. (hfz)
