iklan

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Ketua Sahabat Alam Jambi, Jefri Bintara Pardede, mendorong pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengawasi dan melakukan penertiban sektor properti di Jambi.

Menurutnya, langkah ini dinilai krusial demi memastikan kepatuhan tata ruang dan menjaga keberlanjutan lingkungan hidup di Provinsi Jambi, dan berjalan secara dinamis dengan penertiban sektor pertambangan dan kawasan hutan.

"Kita mengapresiasi penertiban kawasan hutan dan tambang yang saat ini berproses dan berprogres menuju perbaikan. Namun, perjuangan belum selesai. Selanjutnya, mungkin sektor properti harus ditertibkan. Banyak pengembang perumahan yang masih mengabaikan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) serta nekat membangun di kawasan resapan air," ujar Jefri BP melalui press release Jumat siang (18/09).

Langkah ini perlu diambil, sebutnya, mengingat ancaman kerusakan ekologis akibat pembangunan yang tidak taat aturan juga marak terjadi di sektor properti dan pengembang perumahan.

‘’Ini perlu menjadi perhatian kita karena memberi ancaman kerusakan ekologis jika ada pembangunan perumahan yang tidak taat asas dan aturan,’’ sebutnya.

Ia menambahkan, berdasarkan temuan Sahabat Alam Jambi, ada beberapa point utama yang menjadi sorotan.

Pertama, pelanggaran tata ruang. Masih ditemukannya proyek properti yang didirikan di zona hijau dan kawasan rawan bencana banjir.

Kedua, sistem drainase buruk. Pengembang perumahan sering kali tidak membangun fasilitas pembuangan air yang memadai, sehingga memicu banjir di pemukiman sekitarnya.

Ketiga, kepastian hukum investor.

‘’Penertiban ini bukan untuk menghambat bisnis, melainkan untuk menciptakan iklim investasi properti yang sehat, legal, dan ramah lingkungan,’’ tambahnya.

Jefri juga berharap pemerintah pusat dan di daerah tidak tebang pilih dalam menegakkan aturan.

‘’Sahabat Alam Jambi berkomitmen untuk terus mendorong isu ini dan siap bersinergi dengan pemerintah dalam menginformasikan temuan dilapangan jika dilakukan audit lingkungan terhadap seluruh proyek properti berskala besar dan pengembang perumahan di Jambi,’’ pungkasnya.

(pas)


Berita Terkait



add images