JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Tiga remaja tergabung dalam kelompok berandal bermotor diamankan Unit Reskrim Polsek Jelutung. Ketiganya diamankan saat hendak pulang usai diduga berencana melakukan tawuran dengan kelompok lain.
Kapolsek Jelutung AKP Chairul Umam mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, kedua kelompok sebelumnya telah membuat janji bertemu (COD) untuk tawuran di kawasan Tugu Pers, Simpang Pulai, Kota Jambi.
BACA JUGA: Kemarau Tak Ganggu Produksi, Sebanyak 3.371 Hektare Padi di Tanjabtim Siap Dipanen
“Rencananya mereka mau COD untuk tawuran dengan geng Puncak Stres. Namun saat mereka tiba di lokasi, kelompok lawannya tidak datang,” katanya.
Saat kembali dari lokasi, polisi mengamankan satu sepeda motor yang ditumpangi tiga remaja berinisial F, E, dan A. Dari mereka, polisi menemukan senjata tajam jenis egrek yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran.
BACA JUGA: Pemkab Kerinci dan BPSDMP Kemenhub Teken MoU Pengembangan SDM Sektor Transportasi
Salah seorang yang diamankan diketahui masih berstatus pelajar SMA 15 Muaro Jambi. Polisi telah memanggil orang tua para remaja tersebut dan akan berkoordinasi dengan pihak sekolah.
“Kami sudah memanggil orang tua mereka. Pihak sekolah juga akan kami beritahu agar menjadi pembinaan bagi anak-anak ini,” ujarnya.
Pihak Polisi berencana memanggil seluruh kelompok berandalan bermotor tersebut beserta orang tuanya sebagai langkah pencegahan agar tidak kembali terlibat aksi serupa.
Ketiga remaja yang diamankan baru pertama kali tercatat berurusan dengan Polsek Jelutung.
BACA JUGA: Bakesbangpol Batang Hari Lakukan Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih Gratis
“Yang kami amankan ini baru pertama kali. Mudah-mudahan menjadi pelajaran dan tidak ada lagi geng-geng seperti ini,” bebernya.
Saat ini polisi sedang menelusuri menelusuri keberadaan kelompok berandalan bermotor lain untuk mengantisipasi terjadinya tawuran.
“Nanti kami cari keberadaan kelompok lain agar bisa dilakukan pencegahan dan tidak terjadi tindakan yang lebih jauh,” ujarnya.
Chairul mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama remaja yang masih di bawah umur dan mengingatkan agar tidak mudah terpengaruh bergabung dengan kelompok yang berpotensi melakukan aksi kriminal.(*)
