JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK – Misteri kematian seorang anggota Polres Tanjabtim berpangkat Brigadir Polisi masih menyelimuti sebuah rumah kontrakan di Lorong Kamboja RT 10 RW 04, Kelurahan Rano. Hingga Senin (20/7), bangunan yang dikenal dengan nama Azi Kost itu masih dipasangi garis polisi sebagai tanda penyelidikan belum berakhir.
Bangunan permanen yang terdiri dari empat pintu kontrakan tersebut menjadi pusat perhatian setelah anggota polisi itu ditemukan meninggal dunia pada Sabtu (18/7). Selain bagian utama bangunan, petugas juga memasang garis polisi di area belakang kontrakan yang diduga memiliki keterkaitan dengan rangkaian penyelidikan. Namun, kepolisian belum menjelaskan fungsi lokasi tersebut maupun hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).
Pantauan di lokasi menunjukkan suasana relatif sepi. Sejumlah rumah di sekitar kontrakan tampak tidak berpenghuni, sementara warga memilih membatasi komentar dan menunggu hasil penyelidikan aparat.
Seorang warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi mengaku mengenal korban sebagai pribadi yang mudah bergaul dan kerap menyapa warga sekitar saat berada di kontrakan.
Warga itu juga mengungkapkan sempat mendengar suara menyerupai teriakan sekitar pukul 03.00 WIB Sabtu (18/7) dini hari. Meski demikian, ia tidak dapat memastikan sumber suara tersebut sehingga menganggapnya sebagai kejadian biasa.
Saat menjelang subuh, lampu di bagian depan kontrakan disebut telah padam. Hanya satu lampu yang masih menyala dan salah satu pintu kamar terlihat terbuka. Aktivitas itu tidak menimbulkan kecurigaan warga hingga akhirnya pada pagi hari lokasi mendadak ramai setelah kabar meninggalnya korban tersebar.
Kapolres Tanjabtim AKBP Ade Candra memastikan perkara tersebut masih ditangani penyidik. Hingga kini polisi belum mengungkap kronologi lengkap maupun penyebab pasti kematian brigadir tersebut.
"Saat ini masih dalam proses penyelidikan," ujar AKBP Ade Candra singkat saat dikonfirmasi.
Di tengah proses penyelidikan, beredar berbagai spekulasi di tengah masyarakat mengenai penyebab kematian korban, termasuk isu yang menyebut adanya dugaan tindak pidana serta keterlibatan sesama anggota kepolisian. Bahkan muncul kabar sejumlah orang telah diamankan.
Meski demikian, seluruh informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya karena belum ada keterangan resmi dari kepolisian. Aparat masih terus mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap secara terang peristiwa yang terjadi di balik garis polisi Azi Kost tersebut.(lan)
