JAMBIUPDATE.CO, BATANG HARI - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Batang Hari menggelar Rapat Evaluasi Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) untuk Triwulan II tahun ini. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Candika ini bertujuan untuk memastikan validitas, akurasi, dan kemutakhiran data pemilih secara komprehensif demi menjaga hak pilih warga negara.
Rapat evaluasi ini dihadiri oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Batang Hari jajaran Sekretariat, serta turut mengundang pihak terkait seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), dinsos , Bps, kelurahan sridadi, kelurahan rengas condong.
BACA JUGA: Dukung Program Nasional 3 Juta Rumah, Bupati Muaro Jambi Buka Rakor Percepatan Perizinan Perumahan
Ketua Bawaslu Kabupaten Batang Hari Kaspun Nazir menyampaikan bahwa pengawasan terhadap data pemilih berkelanjutan merupakan instrumen krusial dalam mencegah potensi masalah pada pemilu mendatang.
"Evaluasi triwulan kedua ini sangat penting untuk memetakan sejauh mana pergerakan data pemilih, baik itu pemilih baru, pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) seperti meninggal dunia atau alih status menjadi TNI/Polri, hingga perubahan elemen data pemilih,"ujar Kaspun.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar lembaga agar data yang dimiliki KPU selalu selaras dengan data kependudukan riil di lapangan yang dicatat oleh Disdukcapil.
Sementara itu Anggota Bawaslu Batang Hari Robbiansyah mengatakan dari Hasil Pengawasan Triwulan II.Berdasarkan hasil pengawasan selama April hingga Juni, pihaknya mencatat beberapa poin krusial yang menjadi fokus evaluasi.
BACA JUGA: Harga Sembako di Pasar Sengeti Muaro Jambi Naik, Telur Tembus Rp47 Ribu per Papan
“Ada catatan yang krusial yakni Pemilih Pemula,Pembersihan Data TMS, dan Tanggapan Masyarakat,”Ungkap Robbiansyah.
Bawaslu Batang Hari menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan uji petik secara berkala dan memberikan saran perbaikan secara cepat jika ditemukan ketidaksesuaian data.
Dengan terlaksananya evaluasi Triwulan II ini, diharapkan kualitas daftar pemilih ke depan semakin bersih, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan demi terciptanya pemilu yang demokratis dan berintegritas.(rza)
