JAMBIUPDATE.CO, MUSI BANYUASIN – Proses pengadaan lahan masih menjadi tantangan utama dalam pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), khususnya pada ruas Tol Betung–Tempino–Jambi. Untuk mengatasi hambatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bersama PT Hutama Karya (Persero) menggelar rapat koordinasi guna mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pembebasan lahan.
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Rumah Dinas Wakil Bupati Musi Banyuasin pada Rabu (3/6) itu dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Musi Banyuasin, Abdur Rohman Husein.
BACA JUGA: Hutama Karya Catat Kinerja Positif, Kelola 14 Ruas Tol dan Dorong Pertumbuhan JTTS
Turut hadir Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Musi Banyuasin Rosidi, Kepala Bidang Penagihan dan Pembukuan BP2RD Diki Meiriando, Fungsional Perencanaan Muda Bappeda Tri Mulyadi, serta jajaran PT Hutama Karya, di antaranya Project Director Ruas Betung–Tempino–Jambi Seksi 1 M. Razi, Project Director Seksi 2A Ahmadi, dan Project Director Seksi 2B Khrisna Aditya Yudha.
Rapat koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan bersama Kantor Staf Presiden (KSP) yang sebelumnya membahas berbagai kendala pengadaan tanah pada proyek Tol Betung–Tempino–Jambi.
BACA JUGA: Yamaha Fazzio Hybrid Jadi Kanvas Kreativitas, Deretan Modifikasi Unik Ini Curi Perhatian
Dalam pertemuan itu, seluruh peserta membahas secara rinci hambatan yang terjadi di masing-masing seksi pekerjaan, sekaligus menyusun langkah-langkah percepatan verifikasi administrasi agar pembangunan fisik jalan tol tidak mengalami keterlambatan dari target yang telah ditetapkan.
Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut. Salah satunya melalui penguatan pengawasan di lapangan, monitoring, evaluasi, serta penjadwalan kunjungan lapangan (site visit) secara berkala.
"Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin mendukung penuh PSN, termasuk Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi, dan siap mencarikan solusi atas berbagai permasalahan di lapangan, khususnya terkait pengadaan tanah. Kami akan melakukan monitoring dan evaluasi secara rutin untuk mempercepat proses pengadaan lahan maupun pembangunan," ujar Abdur Rohman Husein.
BACA JUGA: Tawuran Antar Gangster di Nes, 1 Orang Tewas Kena Sabetan Senjata Tajam
Sementara itu, PT Hutama Karya mengapresiasi dukungan dan respons cepat Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi selama proses pembangunan jalan tol.
Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan perusahaan menjadi kunci utama dalam mengatasi berbagai tantangan, khususnya persoalan pengadaan lahan.
"Kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan Hutama Karya menjadi faktor penting dalam menyelesaikan berbagai tantangan di lapangan, khususnya terkait pengadaan lahan. Kami optimistis, dengan sinergi yang terus terjalin, proses pengadaan lahan dan konstruksi dapat berjalan lebih optimal sehingga manfaat jalan tol ini dapat segera dirasakan oleh masyarakat," ujar Hamdani.(*)
