JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) mengusulkan sebanyak 350 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB). Formasi yang diajukan didominasi tenaga guru, kesehatan, dan teknis.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Tanjabtim, Angga Harisumartha, mengatakan kebutuhan tenaga guru di daerah tersebut masih cukup tinggi. Oleh karena itu, usulan formasi guru menjadi yang terbanyak dibandingkan formasi lainnya.
Menurut Angga, tingginya kebutuhan guru tidak terlepas dari banyaknya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa pensiun setiap tahun. Rata-rata sekitar 100 guru di Tanjabtim pensiun setiap tahunnya sehingga perlu dilakukan regenerasi melalui penerimaan ASN baru.
“Memang kebutuhan ASN di Tanjabtim masih sangat banyak. Namun karena kemampuan keuangan daerah terbatas, usulan 350 formasi CPNS tersebut disesuaikan dengan kondisi anggaran,” ujarnya.
Ia menjelaskan, saat ini Pemkab Tanjabtim masih menunggu proses verifikasi dan persetujuan jumlah formasi dari MenPAN-RB. Setelah mendapatkan persetujuan, pemerintah daerah akan menunggu surat resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait jadwal pelaksanaan seleksi CPNS.
Berkaca pada pelaksanaan tahun sebelumnya, pendaftaran CPNS diperkirakan dibuka pada Agustus hingga September 2026. Sementara tahapan seleksi kemungkinan berlangsung pada Oktober hingga November 2026.
“Yang pasti kemungkinan setelah seleksi PPPK Sekolah Rakyat (SR) selesai, baru seleksi CPNS di daerah mulai dibuka,” pungkasnya. (lan)
