iklan Mulyadi, Direktur Perumda Air Minum Tirta Sako Batuah (TSB) Sarolangun, saat memaparkan capaian dan program strategis perusahaan dalam ekspos kinerja direksi.
Mulyadi, Direktur Perumda Air Minum Tirta Sako Batuah (TSB) Sarolangun, saat memaparkan capaian dan program strategis perusahaan dalam ekspos kinerja direksi.

Di sisi lain, perusahaan akan menerapkan kebijakan pemutusan sambungan bagi pelanggan yang menunggak pembayaran lebih dari tiga bulan. Pengawasan terhadap sambungan ilegal juga akan diperkuat melalui sistem berbasis aplikasi online.

Mulyadi menjelaskan, target jangka panjang perusahaan tidak hanya menyediakan air untuk kebutuhan mandi, cuci, dan kakus (MCK), tetapi juga menghadirkan layanan air yang memenuhi standar kualitas air minum.

Untuk mendukung target tersebut, Perumda TSB telah menyusun sejumlah program prioritas, di antaranya pembangunan IPA berkapasitas 50 liter per detik di Bernai, pembangunan intake IPA Pelawan Jaya yang terdampak kekeringan akibat bedah sungai di Desa Pulau Aro, pemasangan uji coba smart panel, pengadaan truk tangki air untuk distribusi saat terjadi gangguan operasional, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui berbagai pelatihan.

Selain itu, perusahaan juga merencanakan penyesuaian tarif air minum pada tahun 2026 sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan operasional dan peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan.

“Buat apa saya ada di PDAM kalau tidak dapat menyelesaikan permasalahan dan kendala yang sedang dihadapi PDAM,” tegas Mulyadi.(*)


Berita Terkait



add images