iklan Jembatan Pulau Balang.
Jembatan Pulau Balang. (HK)

"Yang membanggakan bagi kami bukan sekadar masuk daftar, melainkan kualitas pencapaiannya. Di tengah normalisasi pendapatan, laba kami justru tumbuh dan peringkat kami berdasarkan laba maupun aset berada lebih tinggi. Ini menjadi bukti bahwa pertumbuhan Hutama Karya berkualitas dan ditopang oleh neraca yang kuat," ujarnya.

Menurut Eka, capaian tersebut merupakan hasil dari disiplin pengelolaan keuangan, manajemen risiko yang terukur, serta optimalisasi portofolio investasi yang dijalankan secara konsisten oleh perusahaan.

Keberhasilan Hutama Karya juga tidak terlepas dari kontribusinya dalam pembangunan berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Hingga saat ini, Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang dibangun dan dikelola perusahaan telah membentang sekitar 1.042 kilometer dan terus mengalami pengembangan.

Selain itu, Hutama Karya turut menyelesaikan sejumlah proyek penting lainnya, mulai dari pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara (IKN), bendungan, hingga sistem penyediaan air minum. Perusahaan juga memperluas portofolionya melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), termasuk pengembangan Jalan Trans Papua yang semakin memperkuat peran perusahaan dalam mendukung konektivitas nasional.

Eka menegaskan bahwa keberhasilan mempertahankan posisi dalam Fortune Southeast Asia 500 selama tiga tahun berturut-turut menjadi bukti bahwa transformasi yang dilakukan Hutama Karya berjalan secara berkelanjutan.

"Konsistensi tiga tahun di Fortune Southeast Asia 500 membuktikan bahwa transformasi Hutama Karya bersifat struktural, bukan musiman. Kami berkomitmen menjaga standar ini dan menerjemahkannya menjadi nilai berkelanjutan bagi negara," katanya.

Sebagai perusahaan yang 100 persen dimiliki Pemerintah Republik Indonesia dan kini berada dalam ekosistem Danantara Indonesia, Hutama Karya menegaskan komitmennya untuk terus mendukung agenda transformasi ekonomi nasional. Perusahaan juga berfokus pada pengembangan infrastruktur hijau, industrialisasi hilir, serta penguatan konektivitas ASEAN sejalan dengan visi menjadi Leading Sustainable Construction Enterprise and Infrastructure Developer dalam mendukung Asta Cita Pemerintah.(*)


Berita Terkait



add images