JAMBIUPDATE.CO, JAMBI — Kabar duka datang dari pelaksanaan ibadah haji tahun 1447 H / 2026 M. Seorang jemaah haji wanita asal Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, atas nama Khairusni Bilal Usman (67 tahun), dilaporkan meninggal dunia di dalam tenda pemondokan Arafah, Arab Saudi. Almarhumah merupakan jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) BTH-19 Embarkasi Batam. Ini menjadi yang kedua wafatnya jemaah asal Provinsi Jambi.
Berdasarkan Lembar Kronologis Jemaah Wafat, pada Selasa, 26 Mei 2026, sekitar pukul 21.30 WAS (Waktu Arab Saudi). Saat itu, almarhumah sedang berada bersama suaminya di dalam tenda maktab di Arafah. Secara tiba-tiba, almarhumah mengeluhkan lemas dan sesak napas, hingga kemudian tidak sadarkan diri.
BACA JUGA: Golkar Jambi Tebar Berkah Idul Adha, 1.150 Kantong Daging Kurban Dibagikan ke Masyarakat
Mendapat laporan dari jemaah lain, tenaga kesehatan (nakes) kloter langsung bergegas menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal. Namun, saat tiba, urat nadi pasien terpantau sudah tidak teraba. Tim medis segera melakukan tindakan penyelamatan darurat.
"Saat tenaga kesehatan kloter tiba dan langsung dilakukan pemeriksaan awal, pasien tidak teraba nadinya dan dilakukan RJP (Resusitasi Jantung Paru) sebanyak 3 siklus namun tidak respon," tulis tim kesehatan dalam laporan kronologisnya.
BACA JUGA: Pererat Silaturahmi, Polda Jambi Gelar Shalat Idul Adha 1447 H dan Berbagi Hewan Kurban
Tak berselang lama, Tim Kesehatan Sektor dan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) tiba di lokasi untuk memberikan bantuan tambahan. Langkah penanganan lanjutan pun dilakukan, termasuk menggunakan instruksi alat Automated External Defibrillator (AED) atau alat pacu jantung otomatis. Kendati upaya maksimal telah dikerahkan, pasien tetap tidak memberikan respons dan dinyatakan meninggal dunia di hadapan pihak keluarga pada pukul 21.30 WAS.
Merujuk pada dokumen resmi Certificate of Death (Surat Kematian) dengan standar medis internasional ICD-10 yang dikeluarkan oleh Tim Medis Kedutaan Besar Republik Indonesia, penyebab utama kematian almarhumah adalah gangguan jantung akut. Berikut adalah rincian penyebab medis kematian almarhumah, Penyebab Langsung (Direct Cause): Acute Myocardial Infarction atau Infark Miokard Akut (Serangan Jantung), Penyebab Antara (Antecedent Cause): Kondisi serangan jantung tersebut dipicu oleh Ischemic Heart Disease atau Penyakit Jantung Iskemik, Faktor Penyerta: Almarhumah memiliki riwayat medis Hypertension atau tekanan darah tinggi.
BACA JUGA: Nasdem Jambi Qurban 2 Kerbau, 15 Sapi, 6 Kambing, Sy Fasha: Warga Tionghoa Juga Diberi Kupon
Sebelum memasuki puncak haji di Arafah, almarhumah memang masuk ke dalam kategori jemaah dengan Risiko Tinggi (Risti) Ringan. Untuk mengontrol kesehatannya, almarhumah secara mandiri rutin mengonsumsi obat hipertensi jenis Amlodipin 1 x 5mg.
