JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Keluarga korban pembunuhan di RT 10, Kelurahan Pinang Merah, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, meminta polisi segera melakukan rekonstruksi kasus penikaman yang menewaskan Indra Kusuma pada Minggu (26/4/2026) lalu.
Permintaan itu disampaikan guna mengungkap keterlibatan BM (16), seorang pelajar SMA yang diduga menjadi aktor utama dan terlibat langsung dalam aksi penikaman terhadap korban.
BACA JUGA: Fakta Baru Sidang Sabu 58 Kg, Nama Okta dan Dewi Disebut Kendalikan Pengiriman
Kuasa hukum keluarga korban, Putra Tambunan, mempertanyakan alasan pihak kepolisian belum menetapkan BM sebagai tersangka maupun melakukan penahanan.
Menurut Putra, berdasarkan pengakuan Ferdi, anak korban, BM diduga menjadi orang yang membawa dua pamannya berinisial RG dan DH ke rumah korban, sekaligus ikut melakukan penikaman menggunakan sejumlah senjata tajam.
"Jadi, anak klien kita, si Ferdi ini melihat langsung bahwa BM ini datang bersama dua orang dengan berbonceng tiga. Setelah tiba di rumah korban, salah satu pamannya bertanya ke BM sambil menunjuk korban Indra, 'ini ya orangnya?'," kata Putra.
Putra mengatakan setelah itu BM bersama RG dan DH langsung menyerang Indra secara membabi buta menggunakan belati, pisau dapur dan dua parang panjang.
Ferdi yang mencoba menolong ayahnya justru ikut menjadi korban dan mengalami sejumlah luka bacok.
"Jadi, semua saksi termasuk istri korban, anak korban, tetangga menyaksikan bahwa BM ini terlibat langsung peristiwa penikaman, seharusnya polisi harus menetapkan dia tersangka, dan rekonstruksilah yang mampu mengungkap semua peran yang terlibat dalam peristiwa itu," ujarnya.
BACA JUGA: Jemaah Kloter 13 Jambi Mulai Jalankan Ibadah di Masjid Nabawi
Selain itu, pihak keluarga korban juga meminta polisi memeriksa ibu BM berinisial LD.
"Kalau kedatangan RG dan DH karena mendapat informasi dari ibu BM, seharusnya ibu BM juga segera diperiksa," katanya.
Putra menjelaskan, peristiwa berdarah itu dipicu persoalan sepele. Saat itu salah satu anak Indra berinisial OT sedang bermain di dekat rumah BM.
Menurutnya, OT bersama teman-temannya sempat berteriak sambil menunjuk seekor anjing di sekitar lokasi.
