JAMBIUPDATE.CO, JAMBI — Hujan deras yang mengguyur sejak dini hari, Sabtu (2/5/2026), memicu banjir genangan di sejumlah wilayah. Air dilaporkan mulai naik sejak pukul 02.30 WIB dan merendam permukiman hingga pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB.
Data dari BPBD Kota Jambi mencatat, banjir genangan terjadi di empat kecamatan, yakni Kotabaru, Jelutung, Telanaipura, dan Alam Barajo. Total ada 9 kelurahan dengan 47 RT terdampak.
Kepala BPBD, Doni Sumatriadi, menyebut hujan berintensitas tinggi dalam durasi cukup lama menjadi pemicu utama meluapnya air di berbagai titik.
“Curah hujan tinggi dalam waktu lama menyebabkan genangan di jalan dan permukiman warga,” ujarnya.
Sejumlah rumah warga dilaporkan sempat terendam, terutama di kawasan padat penduduk. Akses jalan lingkungan juga ikut lumpuh, membuat aktivitas warga terganggu sejak pagi.
BACA JUGA: Hendak Transaksi Narkoba di Pondok Kebun, Seorang Pria di Muaro Jambi Diringkus Polisi
Tak hanya permukiman, dampak banjir juga merambah ke dunia pendidikan. Tiga sekolah dasar, yakni SD Negeri 98 Kota Jambi, SD Negeri 104 Kota Jambi, dan SD Negeri 222 Kota Jambi, dilaporkan ikut terendam air, sehingga mengganggu kegiatan belajar mengajar.
Meski tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan berat, genangan air cukup membuat warga kewalahan, terutama saat harus beraktivitas di pagi hari.
BPBD bersama Pemerintah Kota langsung bergerak melakukan penanganan awal dan mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.
BACA JUGA: Dokter Internship RSUD KH Daud Arif Meninggal, IKA FK Unsri Soroti Dugaan Kejanggalan
“Kami minta masyarakat siaga, terutama jika hujan deras kembali terjadi lebih dari satu jam,” tambah Doni.
Saat ini, genangan air mulai berangsur surut seiring hujan yang telah reda. Warga pun mulai membersihkan rumah dari sisa lumpur, sementara fasilitas umum masih dalam proses pemulihan.
BPBD memastikan pemantauan akan terus dilakukan, terutama di wilayah rawan genangan, guna mengantisipasi banjir susulan yang bisa terjadi sewaktu-waktu. (hfz)
