JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Video dugaan aksi perundungan (bullying) terhadap seorang siswa di SMP Negeri 5 Kota Jambi mendadak viral di media sosial dan memicu kemarahan publik. Rekaman tersebut pertama kali mencuat melalui unggahan akun Instagram @kabarjambiupdate pada Kamis (23/4/2026).
Dalam video yang beredar, seorang siswa tampak menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah teman sekelasnya. Peristiwa itu diduga terjadi di dalam kelas dan disebut berlangsung di hadapan seorang guru.
BACA JUGA: Diajak Bicara Soal Pilkada Batang Hari, Sapuan Ansori: Masih Melihat Dinamika Politik
Keluarga korban pun angkat bicara. Akun yang mengaku sebagai kakak korban membeberkan kronologi kejadian yang memicu aksi kekerasan tersebut.
“Awalnya adik saya dilempar timun oleh temannya. Karena tidak terima, dia melawan dan sempat berkelahi dengan satu orang. Tapi setelah itu malah dikeroyok ramai-ramai di depan guru. Gurunya tidak melerai, hanya melihat,” tulisnya.
Tak berhenti di dalam kelas, dugaan kekerasan terhadap korban disebut berlanjut hingga di luar lingkungan sekolah. Hal ini diungkapkan oleh akun lain yang mengaku sebagai sepupu korban.
“Bahkan setelah pulang sekolah, dia masih dipukuli oleh abang kelas dari salah satu pelaku,” tulisnya di kolom komentar.
Unggahan tersebut langsung dibanjiri reaksi keras dari warganet. Banyak yang menyoroti peran guru yang diduga tidak bertindak saat kejadian berlangsung.
“Apo guno ado guru di situ?!” tulis seorang warganet geram.
BACA JUGA: Pilkada Batang Hari, Hasbi Anshory: Mengabdi untuk Daerah Adalah Kewajiban
“Serius nanya, itu guru kah?” timpal lainnya.
“Lebih geram nengok gurunyo diam bae,” komentar warganet lain.
Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Kota Jambi belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. (hfz)
