iklan Rumah Tuo Rantau Panjang, Salah Satu Objek Wisata Andalan di Kabupaten Merangin
Rumah Tuo Rantau Panjang, Salah Satu Objek Wisata Andalan di Kabupaten Merangin

Rumah tersebut terletak di ujung kampung dan konon menjadi rumah paling tua dari deretan rumah panggung lainnya. Rumah ini dibangun saat pertama kali pindah dari Kerajaan Koto, yang diperkirakan sekitar 700 tahun lalu.

Rumah Tuo Rantau Panjang ini selain menjadi tempat tinggal juga merupakan museum dengan koleksi benda-benda tradisional didalamnya. Dinding rumah dihiasi dengan ukir-ukiran indah, serta ditemukan pula ukiran pada tiang penyangga rumah.

Selain itu masih banyak lagi yang bisa dilihat wisatawan seperti hiasan kepala kerbau, tempat sirih, keramik-keramik kuno, dan juga ambung yang sering digunakan untuk membawa hasil pertanian masyarakat setempat.

Fasilitas Rumah Tuo Rantau Panjang

Bagi para pengunjung yang hendak melihat keunikan Rumah Tuo Rantau Panjang ini, juga bisa menemukan beberapa fasilitas meskipun tak begitu lengkap.

Wisatawan bisa memarkirkan kendaraannya dengan aman dan nyaman, karena banyak lahan luas di desa.

Selain itu, wisatawan juga tak akan kesulitan menemukan masjid, karena masyarakat setempat mayoritas telah memeluk agama Islam sejak tahun 1600. Jalan menuju ke desa juga tergolong cukup baik, dan kendaraan roda empat pun bisa melaju dengan leluasa.

Berkunjung ke Rumah Tuo Rantau Panjang ini wisatawan akan dimanjakan dengan aneka kuliner khas masyarakat setempat. Jika hendak menginap, wisatawan bisa kembali ke Kota Bangko untuk mencari hotel atau penginapan.Rumah Tuo Rantau Panjang menyajikan wisata budaya yang menarik, berikut beberapa aktivitas yang bisa dilakukan saat berkunjung ke rumah ini.

Melihat Keunikan Rumah Tua

 Rumah Tuo Rantau Panjang menawarkan sebuah pengalaman yang unik, dan sangat cocok jika kamu seorang pecinta sejarah dan budaya. Saat berkunjung, kamu bisa melihat keindahan rumah-rumah tua yang usianya ratusan tahun.

Rumah-rumah di desa ini juga termasuk dalam rumah adat tertua di dunia. Kamu juga bisa berkunjung di rumah tertua yang letaknya di ujung desa, didalamnya banyak sekali koleksi benda kuno yang bisa kamu lihat.

Keramah-tamahan masyarakat setempat akan membuat kamu betah berlama-lama di tempat ini.

Bahkan terkadang masyarakat akan menyambut kedatangan wisatawan dengan tarian selamat datang yang disebut Tari Semayo. Jika kamu datang pada hari ke tujuh lebaran, kamu bisa melihat pertunjukkan Silek Penyudon. Selain itu, banyak sekali makanan tradisional yang bisa kamu cicipi di Desa Rantau Panjang.


Berita Terkait



add images