JAMBIUPDATE.CO, KERINCI- Kondisi Balai Benih Ikan (BBI) milik dinas Perikanan Kerinci di desa Talang Kemulun, kecamatan Danau Kerinci saat memprihatinkan. Ada 100 ribu bibit ikan yang ada di kolam sepi peminat. BBI mengaku kesulitan dalam memasarkan bibit ikan tersebut.
Darul kepala BBI mengatakan untuk ketersediaan Induk saat ini ada sekitar 5 paket satu paket itu 400 ekor induk, untuk produksi bibit kita tidak khawatir tinggal pembeli yang sepi.
"Intuk bibit saat ini masih tersedia sekitar 100 ribu ekor. Tapi yang kita kewalahan saat ini pemasarannya. Karena tidak ada yang membeli, banyak bibit yang sudah mulai jadi induk," jelasnya baru-baru ini.
Selain itu kondisi kolam ikan pun banyak yang sudah rusak. Kolam Benih Ikan yang merupakan milik Pemerintah kabupaten Kerinci, terlihat banyak yang sudah rusak yakni bocor dan belasan kolam yang tidak produktif pun terlihat sudah dipenuhi dengan rumput didalamnya.
Darul Kepala UPTD PBAT Dinas Perikanan Ketahanan Pangan Kabupaten Kerinci membenarkan hal tersebut. Dia menjelaskan bahwa kolam ikan yang biasa disebut BBI banyak yang rusak dan tidak dimanfaatkan disebabkan tidak adanya biaya perawatan yang dianggarkan.
