iklan Babinsa dan Babinkamtibmas melakukan patroli dan mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak lagi mencari ikan menggunakan Potas.
Babinsa dan Babinkamtibmas melakukan patroli dan mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak lagi mencari ikan menggunakan Potas.

JAMBIUPDATE.CO, MUARO JAMBI- Akibat mencari ikan dengan menggunakan Potas, ekosistem ikan yang ada di kawasan sungai di Desa Tanjung Pauh KM 32 Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi menjadi rusak. Tidak hanya ikan, ekosistem lainnya juga terkena dampaknya. 

Kepala Desa Tanjung Pauh KM 32 Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi, Iskandar mengaku, karena ingin mendapat hasil tangkapan ikan lebih banyak dan lebih cepat, banyak oknum masyarakat yang mencari ikan dengan menggunakan Potas atau dengan cara meracuni ikan. 

"Cari ikan boleh, tapi janganlah pakai potas. Bukan ikan besar bae yang mati, ikan kecil nian ikut mati. Macamano ikan nak berkembang biak. Jadi cara seperti itu tidak bisa ditolerir," sebut Iskandar Kades Tanjung Pauh. 

Guna menjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem yang ada di sungai Desa Tanjung Pauh KM 32 Mestong, dirinya bersama Babinsa dan Babinkamtibmas melakukan patroli dan mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak lagi mencari ikan menggunakan Potas. 

"Saya sudah laporkan ke Polsek Mestong dan juga Anggota Babinsa yang bertugas di wilayah kami ini, agar kalau ada melihat atau oknum yang mencari ikan menggunakan Potas, kami minta tolong agar ditangkap dan dijebloskan dalam sel tahanan, biar jera," ujarnya.


Berita Terkait



add images