"Tema yang dibuat jauh berbeda dengan apa yang terjadi dilapangan, sangat-sangat bertentangan dengan norma-norma adat yang bersendikan syara' dan syara' bersendikan kitabullah," ujar pria yang terkenal teguh berprinsip tersebut.
"Kepolisian harus memberikan efek jera agar kejadian tersebut tidak terulang lagi, apalagi info yang beredar bahwa acara tersebut sama sekali tidak ada pemberitahuan atau izin dari aparat kepolisian," lanjutnya.
Selain itu, Ahmad Syukri berharap agar Pemerintah Kota Jambi dapat lebih peka dan perhatian terhadap kondisi krisis moral dan akhlak yang terjadi pada generasi muda saat ini.
"Untuk pemerintah Kota Jambi, agar lebih peka dengan kondisi anak muda saat ini, LGBT adalah penyebab tersebarnya penyakit HIV/Aids yang nantinya akan menghabisi generasi muda, jangan ada aksi baru ada reaksi," tutur ulama muharrik tersebut.
Ia pun menyampaikan, akan segera berkoordinasi dengan DPRD Kota Jambi untuk mendorong adanya peraturan daerah (Perda) larangan kegiatan yang berbau LGBT di Kota Jambi. (hfz)
