JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Angka inflasi di Jambi pada Agustus di angka 1,15 persen. Angka itu masih di peringkat terendah se Indonesia.
Gubernur Jambi Al Haris menyebut, catatan itu berkat kerja keras Tim Satgas, Tim Pangan dan TPID Provinsi Jambi, serta kabupaten/kota yang mengendalikan harga di pasar.
"Saya minta konsisten, semua harga-harga yang berlaku hari itu memang dikuasai oleh tim, sehingga tim ini bisa ambil langkah-langkah ketika mendadak terjadi kenaikan harga,” ujarnya.
Lanjut Al Haris, setelah tim bekerja maksimal, angka inflasi cukup bagus dan bisa mengetahui daerah mana yang rawan pangan yang tidak ada panen dan sebagainya.
"Kita juga bisa bantu menekan harga lewat operasi pasar. Atau pasokan kita banyakin dari luar daerah," ucapnya.
Selain itu, akan melakukan intervensi untuk daerah yang dianggap berpotensi terjadi masalah.
“Satgas Saya minta pantau tata niaga semua daerah. Kalau kerja kita seperti ini Saya kira Jambi akan aman," sebutnya.
Adapun pada Juli, Inflasi Provinsi Jambi terendah se-Indonesia. Indeks Harga Konsumen (IHK) gabungan Kota Jambi dan Bungo pada Juni 2023 tercatat inflasi sebesar 1,96 persen.
Angka dimaksud berada di bawah angka inflasi nasional yang tercatat sebesar 4,00 persen dan Jambi menempati posisi angka inflasi terendah secara nasional.
(aan)
