iklan

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Anggota DPRD Provinsi Jambi meminta pihak investor JBC untuk mengantisipasi agar di kawasan tersebut tidak terjadi banjir yang meluas.

Pertama, Kemas Alfarabi meminta pihak investor JBC dalam hal ini PT Putra Kurnia Properti harus bertanggungjawab dan memberi solusi agar persoalan banjir di sekitar proyek JBC tidak semakin terdampak, apalagi proyek pembangunan JBC itu berkelanjutan.

Saat ini, kata Kemas, masih melakukan pembangunan Mall 5 lantai yang direncanakan selesai pada pertengahan tahun depan, selanjutnya pada lokasi 7,4 hektar tersebut akan dilanjutkan membangun 229 ruko, hotel, ballroom dan lain-lain.

"Jika dari sekarang tidak diantisipasi proyek JBC yang berinvestasi 1,2 triliun itu akan menimbulkan banjir yang lebih luas," kata Kemas Alfarabi.

Untuk itu, perlu solusi penanganan yang tepat untuk mengatasi persoalan proyek JBC, seperti perencanaan kapasitas saluran drainase dan box cluvert dengan analisis debit yang sesuai dengan kondisi.

Logikanya, menurut putra pendiri fakultas kedokteran UNJA ini, pembangunan proyek mencapai puluhan ribu meter persegi tentunya lahan kosong yang sebelumnya meresapkan air secara alami akan menyebabkan permukaan tanah tertutup oleh beton dan aspal

Kedua, dilihat secara geografis posisi Kota Jambi sebagai ibukota provinsi Jambi yang sangat strategis dari segitiga emas (indonesia,malaysia dan singapura IMS-GT dengan koordinasi kebijakan investasi strategis sangat berpeluang menjadi daerah pendukung utama (Hinterland) dalam kerjasama ekonomi regional.

"Untuk itu semua aspek pendukung harus dilakukan pembenahan seperti desain penanggulangan banjir, konektivitas dan infrastruktur dasar maka peluang pertumbuhan ekonomi makro dapat menarik investasi swasta dalam dan luar negeri," tegasnya.

Ketiga, mengenai rencana hibah dari pemerintah Jepang tahun 2023 mendatang sebesar 200 Milyar harus dapat menyelesaikan kawasan terdampak banjir akibat hujan deras yang semakin parah sejak 5 tahun terakhir di Kota Jambi.(***)


Berita Terkait