HCML menanamkan investasi tersebut untuk memaksimalkan produksi dalam jangka waktu 5 sampai 7 tahun. "Kami mengupayakan pengembangan Lapangan MAC yang diperkirakan onstream pada Kuartal-IV 2022 sebagai bagian dari upaya kami memberikan sumbangsih kepada Indonesia," ujar Hamim kemudian.

Sementara Vice President Relations & Security Medco E&P Arif Rinaldi mengatakan, sebagian gas dari Lapangan Baronang akan digunakan untuk mendukung produksi Lapangan Forel. Sementara minyak dari Lapangan Forel diproyeksikan akan menambah produksi sebesar 10 ribu BOPD.

“Semoga tambahan produksi dari Lapangan Forel-Baronang dan Lapangan MAC dapat mendukung pencapaian target SKK Migas sebesar 1 juta BOPD dan 12 BSCFD (miliar standar kaki kubik per hari) gas di 2030,” pungkas Rikky.(*)


Komentar

Rekomendasi




add images