Ilustrasi
Ilustrasi

JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN - Tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang, kembali terjadi diwilayah hukum Polres Sarolangun. Kali ini, yang menjadi korban yakni seorang warga desa Taman Dewa, Kecamatan Mandiangin. Dimana korban tewas ditembak di desa Pemusiran, Mandiangin, Minggu lalu (9/05).

Dari informasi yang diperoleh awak media di lapangan, korban diketahui bernama
Zainal (38), korban tewas seketika setelah ditembak di bagian perut mengguakan senpi rakitan alias kecepek oleh pelaku.

Kapolres Sarolangun, AKBP Sugeng Wahyudiyono, melalui Kapolsek Mandiangin AKP Sri Murtopo, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Kapolsek mengatakan, hal tersebut bermula ketika korban bersama temannya Debi, sekitar pukul 15.30 Wib menemui tiga orang yang diduga mencuri karet milik korban Zainal.

Selanjutnya, setibanya di lokasi korban bertemu dengan tiga orang pelaku. Kemudian salah satu dari ketiga pelaku menodongkan senjata api laras panjang (kecepek) ke arah korban.

Kemudian, Kecepek tersebut dirampas oleh korban, sedangkan ketiga pelaku tersebut langsung melarikan diri. Namun sekitar 10 menit, rekan korban yang berada di lokasi mendengar suara letusan senjata api.

“Setelah itu saksi melihat zainal sudah ditembak di bagian perut, langsung jatuh ke tanah tidak sadarkan diri, dan korban langsung di bawa kepuskesmas Mandiangin,” katanya.

Kapolsek menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan melakukan pengejaran terhadap tiga terduga pelaku penembakan tersebut.

“Untuk saat ini pihak kita masih dalam melakukan penyelidikan dan pendalaman, sementara korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," pungkasnya. (hnd)


Komentar

Rekomendasi




add images