iklan ILUSTRASI
ILUSTRASI

JAMBIUPDATE.CO, MAKASSAR — Potensi terjadinya persaingan tidak sehat di marketplace menjadi atensi pemerintah. Segera terbit aturan terkait pembatasan produk asing di platform marketplace.

Ketua Bidang Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Koperasi dan UMKM BPD Hipmi Sulsel, Sabil Depu, menyampaikan bahwa produk-produk lokal pada dasarnya memang perlu mendapatkan perlindungan. Terutama dalam bersaing di pasar digital.

Sabil mengaku bahwa produk asing memang sering memberikan diskon besar dan harganya lebih murah dari produk UMKM yang sejenis. Ini membuat UMKM sulit bersaing.

“UMKM kita baru memulai usaha jadi tentu harganya disesuaikan, sementara produk asing itu sudah lebih maju dan produksi besar. Tentu ini membuat kita kalah bersaing karena mereka lebih murah,” bebernya.

Dukungan agar UMKM atau produk lokal agar tetap bisa minimal tidak kehilangan pasar di dalam negeri menjadi pekerjaan yang harus dipikirkan pemerintah.

“Persaingan memang global, tetapi tentu sebagai pemerintah perlu memantau agar persaingan usaha itu tetap sehat dan melindungi UMKM kita di dalam negeri,” imbuhnya.

Di sisi lain ia menilai UMKM tetap perlu terus mengembangkan kompetensi dan daya saing produk mereka agar bisa bersaing secara global.


Berita Terkait