Ilustrasi.
Ilustrasi. (Dok Jambiupdate)

JAMBIUPDATE.CO, BATANGHARI - Setelah penetapan status siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Pemkab Batanghari sejauh ini telah melakukan rapat evaluasi bersama tim satuan tugas pencegahan dan penanggulangan Karhutla.

Sekretaris BPBD Batanghari, Syamral Lubis, menginformasikan dari hasil pemetaan terhadap 8 Kecamatan, terdapat 5 kelompok area atau cluster yang menjadi titik fokus untuk dilakukan upaya antisipasi kebakaran.

Untuk kelima cluster, pertama berada di kecamatan Maro Sebo ulu dan Mersam, kedua Batin XXIV dan Muara Tembesi, cluster ketiga Kecamatan Muara Bulian, Maro Sebo Ilir dan Kecamatan Pemayung.

“Selanjutnya, cluster ke empat berada di Kecamatan Bajubang, dan cluster kelima ditetapkan disepanjang pinggir jalan raya yang dianggap paling rawan terjadinya kasus kebakaran,” ungkapnya.

Menurutnya, masing-masing cluster tersebut memiliki tingkat kerawanan yang berbeda. Sehingga untuk memaksimalkan upaya antisipasi. (rza)


Komentar

Berita Terkait

Pegawai Kantor Pajak Bungo Positif Covid-19

Bupati Safrial Lepas 34 Calon Mahasiswa BUD Akamigas Cepu

Luas Tanam Padi di Batanghari Belum Mencapai Target

Bantuan Covid-19 Tahap II di Kerinci Tak Kunjung Cair

Kampung Laut Akan Dibangun Dermaga

Pegawai Kejari Sarolangun Dirapid Test, Ini Hasilnya

Rekomendasi




add images