iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, KERINCI - Dalam beberapa waktu belakangan ini, para guru dan siswa di Kerinci sempat resah dengan adanya informasi akan adanya sejumlah sekolah yang ada di Kabupaten Kerinci yang akan dimerger atau penggabungan sekolah.

Bahkan, imbas dari informasi tersebut sejumlah guru di Kerinci mulai melakukan persiapan. Sebagian guru yang mendapatkan informasi belum pasti tersebut justru jauh-jauh hari sudah mengurus pindah dari tempat mengajarnya yang lama.

"Sebelumnya ada sembilan guru PNS di sekolah kami, kini tinggal tiga, lantaran ada isu marger sekolah kami," ungkap salah seorang guru.

Kondisi yang demikian, lanjutnya memberikan dampak pada berkurangnya minat siswa untuk bersekolah di sekolahnya. "Karena itu, siswa mulai kurang mau sekolah di sini," sebutnya.

Menanggapi informasi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kerinci, Amri Swarta, membantah akan adanya merger sekolah yang akan dilaksanakan pihaknya.
"Belum ada informasi dan mandat untuk melaksanakan marger sekolah," sebutnya. (adi)


Berita Terkait



add images