JAMBIUPDATE.CO,MUARABULIAN - Haru bercampur sedih ketika melihat sekumpulan Suku Anak Dalam (SAD) melaksanakan upacara HUT Kemerdekaan RI ke 73, Jumat (17/8).
Kegiatan tersebut diselengarakan oleh Mahasiswa Universitas Jambi (Unja) yang hanya dihadiri oleh Ketua Lembaga Adat Desa Hajran, Pihak Danramil Tembesi, Babin Kamtibnas Polsek Bathin XXIV, Manggala Agni, Komunitas Peduli Suku Anak Dalam (Pesad) dan Mahasiswa UIN STS Jambi beserta masyarakat Desa Hajran.
Mereka menggelar upacara dengan sederhana, tanpa baju yang gagah seperti para Paskibraka, bahkan tiang bendera Sang Saka Merah Putih pun hanya dari Kayu yang sederhana.
Ketua Lembaga Adat Desa Hajran yang juga sebagai waris SAD mengatakan, begitu banyak secercah harapan dari Suku Anak Dalam (SAD) di hari kemerdekaan Indonesia ini, mereka ingin kehidupannya seperti masyarakat lainnya, dan tidak dibeda - bedakan.
" Harapan dari mereka kehidupannya dapat disamakan dengan masyarakat lainnya, sehingga tidak ada lagi perbedaan antara meraka dengan masyarakat umum lainnya,"Ungkap Bustomi.
Tidak hanya itu, harapan dari Suku Anak Dalam (SAD), mereka juga meminta untuk dibangunkan perumahan yang layak untuk dihuni.
"Mereka juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Batanghari untuk dibangun perumahan yang layak huni, dan juga di buatkan kebun, agar dapat melangsungkan kehidupannya,"tutur Bustomi. (rza)
