JAMBIUPDATE.CO, MUARABULIAN - Pemerintah Kabupaten Batanghari menggelar apel pasukan karhutla yang terdiri dari berbagai instansi terkait sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam mengatasi Kebakaran Hutan dan Lahan diwilayah Kabupaten Batanghari.
Apel gelar pasukan karhutla tersebut di laksanakan di eks arena Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang di ikuti oleh instansi terkait.
Diantaranya Polres Batanghari, Kodim 0415 Batanghari, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, Manggala Agni, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Polpp).
Dalam pidatonya Kapolres Batanghari meminta kepada pemerintah maupun masyarakat untuk cepat dan tanggap dalam mengatasi persoalan ini.
"Apel gelar pasukan ini bentuk kesiapan kita dalam menangani dan mengatasi kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah kita ini".Ungkap AKBP Mohammad Santoso.
Apel tersebut di gelar mengingat di Provinsi Jambi termasuk wilayah yang rawan akan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Selain itu karhutla dalam beberapa tahun terakhir sudah menjadi kalender kamtibmas. Sehingga perlu penanganan yang cukup serius dari intansi terkait.
Dikatakannya juga apel tersebut juga merupakan tindak lanjut dari atensi yang diberikan oleh Presiden Jokowidodo terkait kesiapan daerah dalam mengatasi Karhutla.
Selain itu pihak perusahaan yang ada di Batanghari turut di libatkan dalam apel gelar pasukan karhutla tersebut. Hal tersebut dikarenakan pihak perusahaan juga turut bertanggungjawab dalam mengatasi karhutla tersebut.
"Pada apel gelar pasukan karhutla tersebut juga kita gelar alat-alat pemdam kebakaran hutan dan lahan,"Kata Kapolres.
Peralatan pemadam kebakaran hutan dan lahan yang di gelar diantaranya mesin pompa air subahura, mesin pompa air apung subahura, mobil tengki pengangkut air, mobil pemadam kebakaran, genset, kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat. (rza)
