JAMBIUPDATE.CO, MUARATEBO - Jamaah Haji asal Kabupaten Tebo akan melaksanakan manasik haji di Agung Al Ittihat pada pada 17 hingga 18 Juli mendatang. Pelaksanaan manasik akan dilakukan 3 Minggu sebelum keberangkatan.
Kabid Haji dan Umrah Kemenag Tebo, Lukman menyebutkan, jika sebelumnya jamaah telah mendapatkan manasik haji di kecamatan masing-masing. Namun tetap dilakukan juga di tingkat kabupaten.
"Kita rencanakan akan digelar di mesjid agung, pembimbingnya berasal dari Kota Jambi nantinya," terang Lukman.
Ditanya mengenai jumlah jamaah haji asal Kabupaten Tebo yang akan berqngkat ke tanah haji tahun ini, Lukman mengtakan bahwa Jumlah Jamaah haji asal Kabupaten Tebo hingga saat ini mencapai 213 orang. Pihak Kemenag berharap agar jamaah tersebut dapat diberangkatkan semua dan tidak ada yang mengundurkan diri.
"Hingga saat ini mereka sudah siap untuk keberangkatan dengan pelunasan ibadah haji dan mengikuti sejumlah pemeriksaan kesehatan," jelas Lukman.
Saat ditanya apakah ada CJH yang tidak bisa diberangkatkan, Lukman menegaskan semuanya siap diberangkatkan namun memang ada dua CJH yang secara kesehatan lemah yakni harus menggunakan kursi roda.
Sedangkan untuk mengtasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihak kemenag Tebo juga telah mengantisipasi terhadap adanya jamaah yang meninggal dunia sebelum keberangkatan yakni diganti dengan Anggota keluarganya.
"Sesuai dengan aturan jika jamaah ada yang meninggal maka dapat diganti dengan anggota keluarga yang lain," tuntas Lukman.
Perlu diketahui bahwa 2013 CJH asal Kabupaten Tebo direncanakan akan diberangkatkan pada 10 Agustus 2018 mendatang. (bjg)
