iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK - Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Keuangan Daerah (BKD) Tanjung Jabung Timur, sejak mulai berjalannya anggaran APBD tahun 2018 hingga akhir triwulan II, serapan anggaran APBD tercatat ada lima dinas di lingkup pemerintahan Tanjabtim yang masih rendah. 

Kaban BKD Tanjabtim, Nusirwan melalui Kuasa Bendahara Umum Daerah, Reza Pahlevi  mengatakan, terhitung dari triwulan pertama hingga memasuki triwulan ke III per 5 Juli 2018 dari total nilai pagu Rp1.153.424.811.359.60 baru terserap 31,49 persen.

"Jika melihat persentasenya sudah maksimal. Hanya beberapa OPD yang memang masih rendah," katanya ketika dikonfirmasi, Kamis (5/7).

Dikatakannya,penyebab rendah nya beberapa OPD ini dikarenakan masih banyaknya kegiatan fisik yang belum melakukan penarikan. Sehingga serapan belum maksimal. Karena dalam kegiatan fisik cukup banyak proses yang dilalui.

"Mungkin proses kontraknya belum selesai,sehingga rekanan belum mengambil uang muka," ujarnya. (oni) 


Berita Terkait



add images