JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun terus melakukam upaya pembangunan dan penataan Kampung Madani Suku Anak Dalam (SAD) yang berada di Desa Lubuk Jering, Kecamatan Air Hitam.
Dengan harapan, pembangun itu pada akhirnya nanti dapat menjadi destinasi wisata dengan konsep Etnis berbasis kearipan lokal.
Hal tersebut diakui oleh Wakil Bupati Sarolangun, H. Hilallatil Badri saat dikonfirmasi. Iya, kami sudah melakukan rapat evaluasi terkait proses pembangunan kawasan madani pemukimam SAD yang ada di kecamatan Air Hitam, Kata Wabup.
Evaluasi yang dilakukan kata Wabup, antara lain, rencana penataan pemukiman tersebut,sehingga apa yang di bangun nantinya dapat bermamfaat baik bagi masyarakat SAD, terlebih bagi Sarolangun secara utuh.
Saat rapat kami melibatkan pihak TNI, Dinas PU, Dinas Pertanian dan perkebunan, Dinas Peternakan, Dinas Perkim dan Dinas Kehutanan. Tentunya hal ini dalam rangka agar apa yang telah di cita citakan bisa terwujud dan bermanfaat, sebab kita tidak mau barang ini sudah di bangun tapi tidak bermanfaat. Makanya rencananya harus matang," harapnya.
Pembangunan itu lanjut Wabup, menggunakan dana APBN dan bantuan dana dari pihak TNI.
Kami dari pemerintah tentu akan terus mendukung pembangunan ini, di semua lini mulai dari perencanaan hingga pembinaan hingga mereka bisa mandiri, terangnya lagi.
Sementara itu,Ibnu Ziyadi, Kadis PU Sarolangun mengatakan dengan adanya konsep kampung madani, dirinya mengaku siap menjadikan pemukiman itu tidak hanya menjadi pemukiman biasa namun menjadi tempat wisata.
Program ini muncul atas inisiasi dari pak Bupati, dari awal tahun terus kita garap, mulai dari fasilitas pendukung secara fisik seperti taman belajar, tempat olah raga dan semua yang berkaitan dengan bidang kami, Kata Ziyad. (hnd)
