JAMBIUPDATE.CO, KERINCI - Warga Kerinci dan Sungai Penuh, mengeluhkan dengan pelayanan PLN dimalam hari raya Idul Fitri 1439 H. Pasalnya, sejumlah wilayah Kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh terjadi pemadaman lampu hampir 2 jam.
Seperti dikatakan Rozi, warga Sungai Abu, Kerinci. Dimana, kegiatan yang begitu padat dimalam lebaran seperti takbiran, takbir keliling yang dilaksanakan hampir seluruh Desa di Kerinci. Terpaksa dilaksanakan, didalam kegalapan. "Warga sangat merasa kecewa, karna kegiatan dimalam lebaran, dilakukan dalam gelap. Sehingga kegiatan, tidak semarak," ungkapnya
Hal senada juga dikatakan Uung, warga Sungai Penuh. Mereka sangat kecewa, karena kue lebaran yang mereka masak menggunakan listrik, terpaksa tidak bisa dilakukannya. "Bisa-bisa kami tidak pake kue lebaran, kalau lampu tak kunjung hidup," keluhnya.
Informasi yang berhasil dihimpun dari beberapa sumber, matinya lampu pada malam takbiran sudah hampir Tiga jam, disebabkan meledaknya mesin induk di wilayah Merangin.
Hanya saja sejauh ini, pihak PLN belum berhasil dikonfirmasi terkait penyebab terjadinya pemadaman lamou dimalam lebaran.(adi)
