iklan Ilustrasi
Ilustrasi
JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Harga telur kembali mengalami peningkatan. Peningkatan ini dampak menguatnya dolar terhadap rupiah.
 
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi (Disperindag), Ariansyah, mengatakan, peningkatan ini sangat berdampak bagi Jambi. Apalagi Jambi tidak memiliki produsen telur. Kemudian permintaan juga mengalami peningkatan.
 
Efeknya luar biasa, apalagi pakan ayam petelur didatangkan dari luar, tegasnya.
 
 Kenaikan harga pakan ayam petelur dan permintaan yang meningkat, sementara persediaan masih sama, maka, harga secara otomatis mengalami kenaikan. Kenaikan ini terus diupayakan untuk ditekan, ujarnya.
 
Dijelaskannya, Selasa (22/5), harga telur per butir masih Rp 1.500. Kemudian hari berikutnya menjadi Rp. 1.600 per butir. Harganya naik sekitar Rp 100 rupiah per butir, pungkasnya. (nur)

Berita Terkait



add images