JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Plt Gubernur Jambi Fachrori Umar, menjadi Inspektur Upacara pada Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-110 bertempat di lapangan kantor Gubernur Jambi, Senin (21/5).
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI, Rudiantara dalam sambutannya yang dibacakan oleh Fachrori Umar, menyampaikan, butir kelima dari Nawacita Kabinet Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla berisi visi untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan.
Pada awal tahun ini, visi tersebut mendapat
penekanan lebih melalui amanat Presiden Joko Widodo yang menyatakan bahwa pemerintah akan meningkatkan pembangunan sumber daya manusia (SDM) pada tahun 2019, melanjutkan percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi fokus pada tahun-tahun sebelumnya.
Melalui pembangunan manusia yang terampil dan terdidik, pemerintah ingin meningkatkan daya saing ekonomi dan secara simultan meningkatkan kapasitas sumber daya manusianya.
"Bayangkan jika kita sepenuhnya berhasil membangun sumber daya manusia unggul
dari seluruh dari 260-an juta lebih penduduk negeri ini," katanya.
Bercermin dari keberhasilan Boedi Oetomo menggalang ide nasionalisme mulai dengan segelintir orang seabad lalu, maka apa jadinya jika seluruh sumber daya manusia unggul saat ini berhimpun dalam ide nasionalisme yang sama, dalam cita-cita untuk kejayaan bangsa yang sama.
Oleh sebab itu tema Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pomdasi Kebangkitan Nasional Indonesia Dalam Era Digital" dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2018, ini harus dimaknai dengan upaya-upaya penyadaran setiap masyarakat Indonesia, untuk mengembangkan diri dan merebut setiap peluang untuk meningkatkan kapasitas diri yang dibuka oleh berbagai pihak, baik oleh pemerintah, badan usaha, maupun masyarakat sendiri.
"Pengembangan kapasitas sumber daya manusia juga harus diletakkan dalam konteks pemerataan dalam pengertian kewilayahan, agar bangsa ini bangkit secara bersama-sama dalam
kerangka kebangsaan Indonesia," tuturnya. (*/wan)