JAMBIUPDATE.CO, Batanghari merupakan kabupaten yang kaya akan potensi untuk pengembangan ekonomi kreatif, penegasan ini disampaikan Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) ketika menghadiri acara workshop Pengembangan Kewirausahaan Berbasis Ekonomi Kreatif di Ruang Pola Besar Kantor Bupati Batanghari (9/5) kemarin.
Menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI tersebut, selama ini industri kreatif Batanghari telah cukup berkembang dengan baik, seperti kerajinan meubelair akar kayu di Desa Betung, kerajinan tanduk kerbau telah lama menjadi produk andalan yang dikenal luas masyarakat.
"Produk kreatif Batanghari seperti meubelair akar kayu dan kerajinan tanduk kerbau sudah lama dikenal luas masyarakat, dan ini merupakan bukti Batanghari memiliki potensi kreatif yang besar untuk dikembangkan, ungkapnya.
Sehingga untuk mengembangkan potensi kreatif ini, SAH mengatakan ada beberapa langkah yang harus dipersiapkan Pemerintah Kabupaten Batanghari.
Salah satu hal mendesak yang harus dipersiapkan Batanghari adalah membenahi masalah kelembagaan sebagai fasilitator pengembangan ekonomi kreatif.
"Tahap terpenting yang harus dilakukan untuk menampung dinamika kreatif adalah menyiapkan masalah nomenklatur atau kelembagaan dari SKPD atau dinas yang memiliki tupoksi untuk memfasilitasi ekonomi kreatif di daerah."
Permasalahan ini menurut SAH sudah menjadi permasalahan nasional, karena pasca perubahan nomenklatur Bekraf menjadi badan setingkat kementerian terlepas dari Kementerian Pariwisata, timbul masalah kelembagaan di kabupaten kota tentang kewenangan mengurusi ekonomi kreatif.
Tantangan kelembagaan menjadi penting untuk diselesaikan di tingkat daerah, agar ada jalur koordinasi dan sinkronisasi program antara pusat dan daerah, tandas nya. (aiz)
