JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Harga daging ayam melonjak tajam sejak tiga hari terakhir. Minggu (6/5), harga daging ayam tembus Rp 50 ribu per kilo gram. Diperkirakan kondisi ini akan terus naik hingga masuk bulan suci Ramadan mendatang.
Edi, Agen Ayam di Pasar Induk Paal X, Kota Jambi, mengatakan, daya beli sejak tiga hari terakhir menurun, karena harga yang naik tajam. Eceran ada yang Rp 45 ribu per kg, kata Edi.
Edi menyebutkan, faktor naiknya harga daging ayam ini kemungkinan besar ada yeng nyetok barang untuk Ramadan. Mungkin dari perusahaan yang nyetok, imbuhnya.
Kata Edi, biasanya, Ia sehari mengambil dan menjual 1.500 ekor ayam per hari. Namun tiga hari terakhir hanya dapat 700 ekor. 700 ekor itu pun kadang dak habis sekarang ini, katanya.
Jika pemerintah lamban dalam mengambil sikap terkait permasalahan ini, maka, harga daging ayam akan terus naik. Harus cepat ambil sikap, ujarnya.
Sementara itu, Komari, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, mengatakan, harga daging ayam tiga hari terakhir berkisar di angka Rp 40 Ribu per kg. "Itu harga di pasar Induk, katanya.
Menurutnya, hal ini karena pengecer terlalu banyak mengambil keuntungan. Komari mengaku pihaknya akan turun Senin (7/5) ke pasar tradisional. Jangan ada penumpukan harga di pasaran," katanya.
Komari menyebutkan, saat ini permintaan daging ayam memang tinggi. Banyak masyarakat khususnya umat muslim yang sedang melakukan sedekah rumahan menjelang Ramadan.
"Sesuai dengan hukum ekonomi, jika permintaan tinggi, maka, harga pula akan tinggi. Namun ini akan kita kendalikan," pungkasnya. (hfz)
