JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Priode Januari hingga April 2018, ada 42 kasus kebakaran yang terjadi di Kota Jambi. Itu berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi.
Ridwan, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, mengatakan, angka tersebut meningkat dibandingkan 2017.
Faktornya sebagian besar karena kelalaian dan konsleting aliran listrik, katanya.
Lebih lanjut Ridwan menyebutkan, dari 42 kasus tersebut, estimasi kerugian diperkirakan mencapai Rp 3,8 miliar. Angka itu tidak termasuk dalam kerugian kebakaran Hotel Novita.
"Kerugian Novita kemungkinan lebih dari 100 miliar. Kita belum tahu angka pastinya. Masih dalam proses penyidikan pihak Kepolisian," imbuh Ridwan.
Ridwan mengatakan, menjelang Ramadan ini, pihaknya mengingatkan kepada warga Kota Jambi supaya lebih waspada terhadap kejadian kebakaran. Sebab, merujuk pada tahun sebelumnya, beberapa kali terjadi kebakaran pada saat ramadan.
"Bisa saja ibu-ibu lagi manasin sambal, tapi ketiduran atau buat kue lupa matikan kompor. Juga faktor lainnya. Harus lebih waspada, jelasnya. (hfz)
