iklan Aksi unjuk rasa Hari Buruh Internasional di Tugu Juang, Kota Jambi.
Aksi unjuk rasa Hari Buruh Internasional di Tugu Juang, Kota Jambi.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI Sejumlah massa yang terdiri dari gabungan komunitas seni dan lingkungan Selasa (1/5) menggelar aksi unjuk rasa Hari Buruh Internasional di Tugu Juang, Kota Jambi. 

Aksi ini digelar dengan orasi serta bagi-bagi makanan kepada pengguna jalan yang melewati Tugu Juang.

Pada peringatan May Day para pengunjuk rasa menyuarakan kesenjangan upah buruh laki-laki dan perempuan di perusahaan perkebunan.

Ini disuarakan komunitas Beranda yang disampaikan Zubaidah. Selain upah, mereka juga menyuarakan terkait perusahaan mempekerjakan buruh perempuan dengan status pekerja lepas.

Mereka borongan, pekerjaan mereka berat, ada mandor. Ada target setiap hari. Jika dalam satu hari target tak tercapai, mereka tidak dibayar, tegasnya.

Pekerja perempuan di perkebunan ada yang bekerja sebagai tukang semprot pestisida atau bertugas untuk menyebar pupuk. Zat kimia yang berada di dalamnya tidak baik bagi kesehatan reproduksi kaum buruh. Mereka berharap kepada pihak terkait harus memberikan kepastian hukum untuk pengupahan buruh perempuan.

Mereka tidak diberikan asuransi kesehatan. Kalau sesuatu terjadi kepada mereka, pihak perusahaan tidak akan bertanggung jawab karena statusnya pekerja lepas. Upah yang mereka dapatkan sekarang tidak sebanding dengan harga bahan pokok di pasaran, tegasnya. (nur)


Berita Terkait



add images