iklan Cleaning servis DPRD Kota Jambi membersihkan air yang menggenang Gedung DPRD Kota Jambi.
Cleaning servis DPRD Kota Jambi membersihkan air yang menggenang Gedung DPRD Kota Jambi.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Robohnya atap gedung DPRD Kota Jambi beberapa waktu lalu berdampak luas. Atap yang menganga itu menyebabkan gedung wakil rakyat  kebanjiran saat hujan.

Seperti yang terjadi Senin sore (23/4). Saat rapat paripurna dengan  agenda tanggapan fraksi terhadap Lima Rancangan Peraturan Daerah di DPRD Kota Jambi, kondisi cuaca tengah diguyur hujan deras.

BACA JUGA : Ini Penyebab Belum Diperbaikinya Gedung DPRD Kota Jambi

Bagian depan kursi anggota dewan dan pimpinan di ruang paripurna bocor. Hal ini membuat sejumlah anggota DPRD Kota Jambi langsung bergegas meninggalkan ruang itu saat paripurna sedang berlangsung, dengan alasan khawatir roboh.

Ketua Komisi II DPRD Kota Jambi, Umar Faruk tampak meninggalkan ruang paripurna. Saat ditanyakan Ia ingin kemana, dirinya menjawab ingin pulang. "Balik bae, takut roboh kantor ni," katanya.

Hal yang sama juga dilakukan Paris Siregar, Anggota Komisi II DPRD Kota Jambi. Ia juga mengungkapkan hal yang sama bahwa dirinya akan pulang. "Nak balek be, gek roboh lagi," katanya. (hfz)


Berita Terkait



add images