JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Harga minyak dunia kini berada pada angka USD 67,39 per barel. Level tertinggi sejak Desember 2014. Sedangkan indeks harga minyak internasional Brent telah mencapai USD 72,58 per barel.
Untungnya, kenaikan harga minyak mentah itu tidak begitu berdampak pada harga dan pasokan BBM ke masyarakat, termasuk di Jambi. Selain itu, PLN Area Jambi juga tidak berdampat terkait kenaikan harga minyak mentah dunia.
Pasalnya, 90 persen lebih pembangkit listrik yang ada di Jambi tidak lagi menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM), karena sudah menggunakan energi batu bara.
Haris Andika, Manager PLN Area Jambi mengatakan, pembangkit listrik PLN area Jambi mempunyai 4 sistem pembangkit. Pembangkit terbesar ada di Bayung Lincir yakni 300 Megawatt, tiga pembangkit lainnya dibawah 100 Megawatt berada di payo Selincah, Aurduri I dan Tungkal.
Haris menyebutkan, pembangkit listrik PLN area Jambi yang masih menggunakan BBM yakni pembangkit yang berada di Tungkal, kafasitasnya hanya 1 Megawatt.
Selebihnya sudah pakai batu bara. 1 berbanding 300, kata Haris, saat dikonfirmasi, kemarin (16/4).
Disebutkannya, naiknya minyak mentah dunia tidak berpengaruh pada PLN area Jambi. Tarif listrik belum ada penyesuaian. Sudah diumumkan pemerintah, hingga Juni mendatang belum ada penyesuaian tarif. Masih sama seperti tahun sebelumnya, jelasnya. (yni/hfz)
