JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Permaslahan aset SMA/SMK Provnsi Jambi belum selesai. Sejak beralihnya kewenagan SMA/SMK dari kabupaten/kota ke Pemerintah Provnsi Jambi menuai masalah karena jadi temuan BPK.
Hal ini dikatakan Kepala Biro Aset dan Pengelolahan Barang Milik Daerah Setda Provinsi Jambi Riko Febrianto. Menurut Rico, secara adminitrasi penyerahan telah dilakukan oleh kabupaten/kota.Kalau secara administrasi sudah, akunya.
Pemasalahan aset ini tidak bisa hanya secara adminitrasi saja. Menurutnya, penyertaan bentuk fisik juga menjadi salah satu aspek penyerahan aset.
Dikatakanya, secara pelaporan memang sudah disertakan apa saja yang ada dalam aset SMA/SMK. Namun peninjaunan akan kembali dilakukan oleh Biro Aset Setda Provinsi Jambi. Kita akan lakukan peninjauan, katanya.
Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi, H. Fachrori Umar mengakui aset SMA/SMK menjadi temuan dalam pemeriksaan. Dimana dulunya di bawah kewenangan pemerintah kabupaten/kota. Ini menjadi perhatian kita ke depannnya, aku Fachrori.
Aset SMA/SMK se Provinsi Jambi diakui Fachrori menjadi kendala yang disebabkan adanya peralihan kewenangan, sehingga membutuhkan waktu mengumpulkan data.
Awal tidak menyangka itu merupakan salah satu objek pemeriksaan, ungkapnya. (nur)
