JAMBIUPDATE.CO, - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Sutan Adil Hendra (SAH) meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melakukan pemetaan kebutuhan Ruang Kelas Baru (RKB) dan Sekolah baru.
Pernyataan ini beliau sampaikan di tengah kunjungan kerja perorangan ke SMP Negeri 4 Kota Jambi (22/2) kemarin.
"Kita harap Kemendikbud bisa melakukan pemetaan secara nasional kebutuhan RKB dan Sekolah baru untuk tiap tahun anggarannya."
Menurutnya pemetaan ini penting dilakukan mengingat selama tidak adanya data yang bisa menjadi rujukan secara pasti besar kebutuhan RKB dan penambahan sekolah secara nasional.
Akibatnya Pimpinan Komisi Pendidikan DPR ini menilai anggaran RKB dan Penambahan sekolah baru di tahun APBN nya terkesan sporadis, tidak memiliki sasaran secara pasti untuk dituntaskan.
"Selama ini kita tidak tahu dari sekian ratus milyar dana yang teralokasikan untuk RKB ataupun sekolah baru apakah sudah mencukupi persentasenya, lalu daerah mana yang prioritas untuk mendapatkannya, berapa banyak lagi yang harus kita kejar pembangunanya, ungkap SAH.
Salah satu kelemahan mendasar terkait tidak adanya pemetaan ini adalah belum tersedianya data tentang proyeksi kebutuhan ruang kelas secara nasional dan berapa kebutuhan anggaran yang memadai untuk mengejar ketertinggalan tersebut, bebernya.
Lemahnya masalah pendataan ini tercermin dari meningkatnya permintaan atau usulan RKB dan pembangunan sekolah baru di tiap tahun anggaran, sehingga menimbulkan kesan dana yang selama ini dikucurkan tidak membuat kondisi sekolah kita baik, atau sebaliknya memang kebutuhan jauh dari dana yang di anggarkan.
Sehingga SAH meminta pemerintah bisa menyusun rencana induk (master plan) kebutuhan pembangunan RKB dan sekolah baru, sehingga masalah ini bisa dituntaskan secara maksimal, anggaran yang disediakan sesuai dengan masalah, tandasnya.
