iklan Pimpinan dan pihak PT. PNM Persero foto bersama kelompok petani kelapa sawit usai menggelar pelatihan Rabu (14/02).
Pimpinan dan pihak PT. PNM Persero foto bersama kelompok petani kelapa sawit usai menggelar pelatihan Rabu (14/02).

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Dalam rangka meningkatkan kapasitas usaha wilayah Jambi, maka PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) Persero PNM membentuk optimalisasi kelapa sawit dengan tema Manajemen Pertanian dan Penanaman Sawit yang baik dan benar.

Pelatihan dan Penyuluhan kepada Kelompok Petani Kelapa Sawit digelar di gedung aula Kecamatan Sungai Bahar yang berada di Desa Manunggal Jaya pada Rabu (14/02) lalu.

Menurut Bambang Siswaji, Direktur Bisnis II PNM bahwa kurangnya inovasi produk dan optimalisasi lahan pertanian menjadi masalah bagi para petani kelapa sawit. Ketika masa panen, hasil produksi kurang maksimal berakibat pada turunnya harga jual.

Penurunan kualitas buah hingga serangan hama yang merusak buah. Melalui program ini, PNM berfokus memberikan pelatihan dan pendampingan dalam mengelola kelapa sawit, ujar Siswaji kemarin.

Pemimpin PNM Cabang Jambi, Setiya Joko Santosa menambahkan pelatihan ini merupakan aktivitas kedua dari rangkaian kegiatan pengembangan kapasitas usaha berupa pelatihan klasterisasi petani sawit.

Dengan demikian diharapkan kalangan UMK nasabah ULaMM PNM memiliki pengetahuan yang lengkap dan kesiapan yang matang dalam menghadapi masa replanting, Setiya Joko Santosa kemarin.

Kegiatan pelatihan menghadirkan Irawan, SP Kepala Dinas Balai Penyuluhan Pertanian Kec. Sungai Bahar dan Fakhrudiin, SP Petugas Penyuluh Pertanian Kec. Sungai Bahar yang mengajarkan pengelolaan lahan kelapa sawit kepada 70 nasabah Ulaam Sungai Bahar.

Tentang PT Permodalan Nasional Madani (Persero)

PNM merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). PNM memiliki dua bidang unggulan, yaitu Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) yang khusus memberikan pembiayaan usaha kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah yang disertai dengan program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU).

Program PKU memberikan pelatihan, pendampingan serta jasa menajemen kepada nasabah ULaMM yang disesuaikan dengan kebutuhan para nasabah, program ini menjadi keunggulan PNM yang membedakan dengan lembaya pembiayaan lainnya.

Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) merupakan produk pembiayaan usaha yang diberikan kepada kelompok perempuan prasejahtera produktif pelaku usaha ultra mikro.

Saat ini PNM memiliki 1.887 kantor layanan, yang terdiri dari 63 kantor cabang PNM, 631 kantor layanan ULaMM dan 1.193 kantor cabang Mekaar. (kta/*)

 


Berita Terkait



add images