JAMBIUPDATE.CO, - Tahun 2017 lalu, Provinsi Jambi mengalami peningkatan penerimaan Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan dari pemerintah pusat. Keberhasilan ini ternyata tidak terlepas dari peranan Anggota DPR RI daerah pemilihan Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) yang terus menerus melakukan pendekatan kepada Departemen Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta.
Penegasan ini disampaikan langsung Sekretaris Jenderal Kemendikbud Didik Suhardi, Ph.D (14/2) lalu di Jakarta. Menurutnya pada tahun 2017 lalu untuk bidang Provinsi Jambi mendapatkan DAK sebesar Rp 36,45 miliar yang digunakan untuk pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) dan pembangunan Ruang Praktek Siswa (RPS) untuk SMK.
"Bidang pendidikan 2017 lalu, Jambi mendapat Rp 36.45 miliar DAK, angka ini peningkatan yang cukup berarti bagi pembangunan sarana prasrana pendidikan."
Peningkatan DAK pendidikan ini menurut orang nomor dua di Kemendikbud tersebut tidak terlepas dari perjuangan Anggota DPR Komisi Pendidikan dari Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH).
"SAH sangat intens berkomunikasi dengan kami di kementerian, terkadang ia membawa kepala kepala dinas setempat untuk memberi penjelasan termasuk data kondisi sarana prasarana pendidikan yang memerlukan dukungan APBN. "
Sehingga besaran DAK 2017 yang diterima Provinsi Jambi secara prinsip banyak kami susun dari komunikasi dan data yang ia paparkan tentang pendidikan Jambi, jelasnya.
Peningkatan DAK pendidikan ini juga dirasakan Walikota Jambi Sy Fasha yang mengaku terjadi peningkatan signifikan DAK yang diterima Kota Jambi dari tahun 2016 dan tahun 2017.
"Di tahun 2017 DAK pendidikan mengalami peningkatan yang sangat signifikan, dan ini sangat membantu peningkatan sarana prasarana pendidikan kota, seperti peningkatan bangunan SDN 18 dari papan ke bangunan permanen menjadi gampang dilakukan dengan bantuan APBN."
Senada dengan penjelasan tersebut dari data yang dikutip dari berbagai media massa Kabupaten Kerinci menerima bantuan DAK pendidikan yang cukup besar di 2017 lalu.
"2017 lalu tak kurang 7.5 miliar bantuan untuk merehab sekolah dan sarana prasaran lainnya dari DAK, bahkan angka ini mengalami peningkatan yang signifikan di 2018, termasuk yang terbesar di Provinsi Jambi, ujar salah satu pejabat di Kementerian Pendidikan di Jakarta ."
Peningkatan ini dinilai salah satu tokoh muda Kerinci Muhammad Arqon sebagai suatu berkah bagi dunia pendidikan Kabupaten bagian Barat Provinsi Jambi tersebut.
"Alhamdulillah berkat SAH di Komisi X DAK pendidikan Kerinci terus mengalami peningkatan, ini semua tak lepas dari kerja keras semua pihak, agar sarana prasarana pendidikan lebih baik, tandasnya.
