JAMBIUPDATE.CO, MUARABUNGO - Stasiun Pengisian Bahanbakar Umum (SPBU) yang berada di jalan lintas sumatra KM 27 tepatnya di Dusun Lubuk Landai, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas berani melanggar aturan. Meskipun dilarang, tapi pihak SPBU tetap melayani pengisian BBM bersubsidi.
BBM bersubsidi jenis premium sengaja dijual kepada pembeli dengan menggunakan jerigen. Mirisnya, pembeli dekenakan biaya sebesar Rp 10 ribu untuk satu jerigen. Dalam satu malam, pihak SPBU bisa melayani puluhan jerigen.
M Kodri salah satu masyarakat mengatakan ulah nakal SPBU ini sudah berlangsung cukup lama. Hanya saja belum ada tindakan dari pihak terkait. Padahal pengendara sangat merasa terganggu akibat pengisian jerigen ini.
"Antrian kendaraan jadi panjang karena pihak SPBU mengutamakan pengisian jerigen. Pengisian jerigen ini dilakukan pada malam hari, dimana masyarakat tidak banyak mengetahui, sementara pada siang hari minyak seringkali kosong ," ucap Kodri, kemarin.
Dikonfirsi terkait persoalan ini Windi pengawas SPBU mengatakan tidak mengetahui adanya pengisian jerigen ini. Alsannya, ia hanya melakukan pengawasan disiang hari. Sementara pada malam hari ia tidak berada di SPBU.
"Saya tidak tau. Kalau memang ada berarti itu permainan operator. Nanti akan saya cek dulu. Kalau malam saya tidak berada di SPBU, saya kalau malam pulang ke Bungo. Jika terbukti kita lihatlah sanksinya nanti," ucap Windi. (ptm)
