JAMBIUPDATE.CO, KERINCI - Kondisi jalan Provinsi yang membatasi Desa Sumur Jauh dengan Desa Tanjung Pauh Hilir, Kecamatan Danau Kerinci masih dalam kondisi rusak parah.
Terlalu lama menunggu, akhirnya warga memaksakan diri memperbaiki jalan secara swadaya dengan dana dari sumbangan pengguna jalan yang melewati jalan tersebut.
Pantauan di lapangan, saat ini kondisi jalan masih dipenuhi lubang yang menganga, dalam beberapa bulan terakhir warga berupaya menimbunnya dengan tanah, namun masih belum maksimal. Lubang jalan masih parah dan ditutupi air yang mengalir diatas jalan.
Salah seorang warga Tanjung Pauh Hilir, Yusuf membenarkan kondisi jalan didesanya yang sangat buruk dan dipenuhi lubang. Kondisi jalan yang rusak tersebut sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu, namun sampai sekarang belum mendapat perbaikan dari Pemerintah.
"Belum ada perbaikan dari pemerintah, padahal sudah banyak korban yang jatuh dilokasi jalan desa kami," ungkapnya.
Dia mengakui, bahwa mendapat informasi akan perbaikan jalan tersebut akan dilaksanakan pada tahun 2017, namun sampai akhir tahun 2017 belum ada tanda-tanda perbaikan jalan akan dilaksanakan pemerintah.
Hal ini membuat warga gerah, dengan memanfaatkan sumbangan dari pengguna jalan untuk memberi material tanah dan batu, jalan ditimbun oleh warga setempat. "Sampai kapan kami harus menunggu, mau menunggu sampai ada yang meninggal dunia di jalan desa kami. Kami harap ada perhatian Pemkab Kerinci," pungkasnya. (adi)
