iklan Zainal-Tafyani.
Zainal-Tafyani.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Suhu politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kerinci terus meninggi. Setelah pasangan Adirozal-Ami Taher dan Monadi-Edison mengemuka, saat ini mencuat duet Zainal Abidin-Tafyani Kasim.

Pasangan digadang-gadang mewakili kandidat dari wilayah Kerinci Hilir yang sejak awal sudah menyatakan kesiapan. Peluang Zainal-Tafyani cukup besar, karena masih ada empat Parpol (Gerindra, PBB, PKB dan Hanura) yang belum memberikan sinyal dukungan.

Ada 9 kursi dari empat Parpol ini yang bisa diamankan Zainal-Tafyani untuk mengantongi satu tiket. Bahkan tidak menutup kemungkinan keduanya akan diperhitungkan untuk merebut BH 1 DZ.

Jika petanya seperti ini, maka skenario pertarungan di bumi Sakti Alam Kerinci sudah terlihat. Dua Pasangan (Adirozal-Ami Taher dan Monadi-Edison) kolaborasi Kerinci Mudik dan Tengah serta Zainal-Tafyani mewakili Kerinci Hilir.

Koordinator Tim Tujuh Kerinci Hilir Bersatu, Jafni Nawawi tidak menampik peluang munculnya satu pasangan calon dari Kerinci Hilir. Menurutnya peluang itu masih terbuka karena ada sebagian Parpol belum menentukan sikap.

"Bisa saja Kerinci Hilir mengusung satu pasangan calon. Peluangnya juga besar," ujarnya.

Jafni mengatakan, pihaknya memang tidak berbicara mengenai dukungan Parpol. Karena semua itu diserahkan kembali kepada kandidat.

"Kita tidak bisa mencampuri soal Parpol. Tapi kalau untuk Kerinci Hilir sudah menjadi harga yang tidak bisa di tawar," sebutnya.

Terkuat kemungkinan yang akan terjadi menuju Pilkada 2018, Jafni enggan berkomentar jauh. Begitu juga dengan kemungkinan dua atau tiga pasangan calon. "Politik itukan dinamis, semua bisa saja terjadi. Kita tunggu saja," pungkasnya. (aiz)


Berita Terkait