iklan Kemas Alfarizy Arsyad.
Kemas Alfarizy Arsyad.

JAMBIUPDTAE.CO, JAMBI- Mundurnya Zumi Laza sebagai Ketua DPD PAN Kota Jambi membuat peluang Kemas Alfarizy Arsyad untuk mendapatkan restu partai semakin terbuka. 

Pasalnya, putra mantan Rektor Universitas Jambi (Unja), Kemas Arsyad Somad menjadi satu-satunya kader internal yang tersisa untuk didorong maju bersanding dengan Abdullah Sani di Pemilihan Walikota (Pilwako) Jambi 2018.

Apalagi, pria yang akrab disapa bang Izi sudah melakukan sosialisasi dengan menebar baleho dan spanduk. Izi juga gencar melakukan komunikasi politik dan sowan ke sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda jauh-jauh hari.

Diinternal, PAN juga tidak memiliki banyak pilihan. Dari penjaringan DPD PAN Kota Jambi saja, hanya ada nama Geni Waseso. Namun putra mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jambi Nino Guritno ini sempat berurusan dengan hukum baru-baru ini.

Pengamat politik, Doni Yusra Pebrianto, mangatakan kahadiran Izi sejak awal sudah mendapat sambutan hangat kader. Namun penguatan tetap dilakukan untuk memastikan agar PAN tetap satu suara menentukan pilihan politik kedepan.

Saya rasa Izi tentunya diterima di internal, karena munculnya nama izi juga dari aspirasi kader. Tapi tergantung apakah soliditas mampu diperkuat atau tidak pasca mundurnya Laza, sebutnya. (aiz)


Berita Terkait