iklan illustrasi
illustrasi

JAMBIUPDATE.CO, KERINCI - Sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Dasar (SD) dalam kabupaten Kerinci,  pada Jumat (24/11) kemarin diliburkan secara tiba-tiba. Hal ini disebabkan, karena seluruh guru diwajibkan untuk mengikuti Gerak Jalan Sehat dalam rangka HUT PGRI ke 72. Kondisi tersebut mengakibatkan, proses belajar mengajar di sekolah dalam kabupaten Kerinci terhenti.

Bahkan, Gerak jalan sehat PGRI dengan mewajibkan guru untuk hadir tersebut, dinilai sebagai salah satu upaya untuk melakukan pencitraan terhadap Bupati Kerinci. Hal tersebut dikatakan salah seorang siswa di kecamatan Danau Kerinci, yang minta namanya tidak dipubliskasikan.

Dia mengatakan, pengumuman untuk libur sekolah telah diumumkan dari Kamis (23/11). "Kami libur,  karno guru-guru ikut jalan santai galo, jadi diliburkan sekolah," ujarnya.

Hal yang sama juga diungkapkan salah seorang guru kecamatan Sitinjau Laut, yang tidak mau ditulis namanya.  Dimana mereka diwajibkan untuk hadir mengikuti gerak jalan sehat dalam rangka HUT PGRI,  yang bertempat di desa Tebat Ijuk kecamatan Depati Tujuh.  "Ya,  karena ada kegiatan jalan sehat semua siswa dilibur dan guru pun diwajibkan untuk hadir dalam jalan santai," katanya kemarin.

Menurutnya, jika ada kegiatan jalan santai seperti ini tidak mesti harus hadir semua guru dalam kabupaten Kerinci,  sebab hal tersebut telah mengorbankan kegiatan belajar mengajar guru. "Seharusnya cukup perwakilan saja dari 1 sekolah jadi proses belajar mengajar tidak terganggu dan diliburkan," sebutnya.

Bahkan, dirinya menilai ada indikasi untuk pencitraan terhadap Bupati Kerinci H. Adirozal, karena pada saat gerak jalan sehat tersebut juga hadir Orang nomor satu di kabupaten Kerinci. "Ini ada unsur pencitraan terhadap Bupati,  informasinya Adirozal akan maju kembali di Pilkada Kerinci 2018 mendatang," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Kerinci,  Amri Swarta dikonfirmasi media membantah meliburkan sekolah dalam rangka gerak jalan sehat PGRI di kabupaten Kerinci. Pasalnya, menurut undangan, mereka habya meminta 3 perwakilan dari Sekolah untuk menghadiri HUT PGRI tersebut.

"Sekolah tidak ada diliburkan untuk jalan santai ini,  karena undangan hanya 3 orang perwakilan dari Satu sekolah," singkatnya.(adi)


Berita Terkait



add images