JAMBIUPDATE.CO, KERINCI- Gunung Kerinci kembali mengeluarkan asap tebal dari dalam kawah hingga setinggi 200 meter, Jumat (17/11).
Bahkan, status Gunung Kerinci mengalami peningkatan menjadi waspada level dua. Masyarakat disekitar Gunung kerinci, pengunjung serta wisatawan tidak diperbolehkan mendaki dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.
Kepala BMKG Kerinci, Jon Haides, mengatakan, berdasarkan laporan dari KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung api Kerinci, meminta agar jalur penerbangan disekitar Gunung Kerinci dihindari. Karena, sewaktu-waktu masih memiliki potensi letusan abu dengan ketinggian yang dapat mengganggu jalur penerbangan.
"Masyarakat juga dilarang beraktifitas didalam radius bahaya/KRBB III," ungkap Jon Haides.
Diakui Jon Haides, bahwa kondisi saat ini cuaca cerah, berawan, dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah barat laut, suhu udara 21-23 °C dan kelembaban udara 68-74 %. "Gunung jelas hingga kabut 0-II, asap kawah bertekanan kuat teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 200 M di atas kawah puncak," terang Jon Haides menjelaskan prakiraan cuaca tersebut.
Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kerinci, Darifus juga menyerukan kepada masyarakat di radius 3 Kilometer dari kawah Gunung Kerinci, untuk bisa memahami himbauan tersebut, hal ini demi menjaga keselamatan masyarakat sekitar Gunung Kerinci.
Selain itu, dia minta kepada masyarakat untuk segera bertindak jika terjadi masalah nantinya, dengan cara melaporkan kepada pihaknya."Sebagian besar masyarakat Kerinci tepatnya di sekitar Gunung Kerinci sudah mendapat sosialisasi tanggap bencana, namun yang jelas kondisi gunung Kerinci masih aman-aman saja untuk beraktivitas kembali," jelasnya. (adi)
